Today, consumers are more informed than ever. They want their needs met immediately, otherwise they will look for other places that can meet their needs quickly. therefore, many organizations and companies are implementing fast and flexible supply chain practices to meet existing standards. Strategic sourcing in the supply chain is the beginning of a strong supply chain management. Strategic sourcing is the process of obtaining high-quality raw goods, services and finished goods at minimal cost.

The ability of a company to be able to find efficient sources of materials, streamline processes between departments and negotiate with vendors are factors that exist in the performance of a company’s supply chain. An appropriate and effective sourcing strategy is the main pillar of optimal supply chain management and is important for every company to have in order to continue to compete today.

We will discuss about sourcing in the supply chain. Starting from the types of sourcing that exist to the importance of sourcing to achieve supply chain resilience.


What is sourcing in supply chain management?

In simple terms, sourcing in supply chain management is the process of finding suppliers of goods and services at reasonable prices, which can later be utilized by a business to make cost efficiencies and gain profit margins. This is an ‘alpha’ in supply chain management, the slightest mistake can disrupt the efficiency of a supply chain. Usually, sourcing includes two processes namely:


Looking for supplier prospects, where you will look for several suppliers who are able to provide goods or raw materials with certain specifications at a reasonable price.


Conduct inspections, where you will check the quality, accuracy, and efficiency of the goods that will be provided by the supplier.

Good sourcing will make an e-commerce business more advanced and developed. Strategic partnerships with suppliers will simplify existing manufacturing and distribution processes, reduce the total cost burden, and can make product prices more affordable. You can win a price war with your competitors.


7 steps of strategic sourcing


Search for suppliers of goods and services

Approach several suppliers who provide the goods you need. This will help you find the right supplier, search and list local, domestic and global suppliers.


Negotiating contracts with suppliers

Describe how much product you need and other requirements for supplying product with multiple suppliers.


Set payment terms

Discuss and define terms and conditions of payment.


Do market research

Sebelum meminta sampel produk, lakukan riset mengenai kualitas dan standar produk di pasar, ketahui kebutuhan, ekspektasi, dan preferensi konsumen, serta selling proposition dari kompetitor.


Melakukan uji kualitas dari produk

Periksalah produk yang kamu dapat dari pemasok dan lakukan analisis apakah produk tersebut bisa sukses dipasaran atau tidak.


Pertimbangkan outsourcing barang

Tentukan apakah kamu mau melakukan outsource produksi kepada pihak ketiga atau memproduksi secara in-house.


Menentukan standar produksi

Tentukanlah standar dari kualitas dan kuantitas produk dengan pemasok.


Jenis-jenis sourcing dalam manajemen rantai pasok



Outsourcing merupakan jenis sourcing yang paling sering digunakan, dimana pihak ketiga melakukan eksekusi proses yang ditentukan. Banyak perusahaan (utamanya startups dan UMKM) mendelegasikan sourcing mereka kepada perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan mereka secara efisien. Banyak organisasi yang memanfaatkan outsourcing dan memanfaatkan kemampuan pihak ketiga untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.



Berbanding terbalik dengan outsourcing, insourcing adalah ketika suatu perusahaan melakukan sourcing secara mandiri atau in-house. Hal ini dikarenakan suatu perusahaan memiliki kemampuan dan sumberdaya yang mumpuni untuk melakukan pemenuhan kebutuhan. Alih-alih bekerja sama dengan pihak ketiga, suatu perusahaan memutuskan untuk mengambil alih produksi secara mandiri.



Near-sourcing adalah sebuah cara yang dilakukan untuk mengurangi biaya rantai pasok dengan menempatkan kegiatan operasional (atau sebuah perusahaan outsource) seperti sourcing, pengadaan, pengembangan, manufaktur, dan pasokan dekat dengan konsumen akhir. Hal ini bisa menghemat biaya pengeluaran rantai pasok seperti biaya untuk transportasi.


Low-cost country sourcing

Ada juga perusahaan yang melakukan low-cost country sourcing dimana mereka akan mendatangkan bahan baku, tenaga kerja, dan ahli-ahli dari negara yang memiliki biaya tenaga kerja yang murah seperti China.


Global sourcing

Sekarang, banyak negara yang mampu menyediakan bahan baku berkualitas, tenaga kerja, dan tenaga ahli dengan harga yang cukup murah. Ibaratkan dunia ini adalah sebuah marketplace, jika suatu perusahaan tidak menemukan sourcing yang bagus secara domestik, maka mereka bisa mempertimbangkan untuk mendapatkan sourcing dari negara lain. Hal ini juga membuka kesempatan bagi perusahaan untuk masuk ke ranah global.


Perbedaan antara sourcing dan pengadaan

Sourcing dan pengadaan merupakan dua hal yang berbeda dalam manajemen rantai pasok. Sourcing adalah proses menyseleksi, memeriksa, dan mengatur pemasok yang bisa memberikan barang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Sementara pengadaan merupakan proses yang terkait dengan menyediakan barang atau jasa untuk kebutuhan operasional yang ada.



Pentingnya sourcing dalam manajemen rantai pasok


Efektivitas biaya

Tujuan dari strategic sourcing adalah untuk memberikan efektivitas biaya pada rantai pasok yang ada. Mencari pemasok yang bisa memberikan barang atau jasa yang berkualitas dengan harga yang terjangkau adalah motif utama dari sourcing dan merupakan langkah awal untuk melakukan penghematan biaya.


Memperkecil resiko yang ada dalam rantai pasok

Memeriksa pemasok dan sumber daya yang mereka tawarkan memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan dalam rantai pasok. Proses pencarian dan seleksi yang ketat terhadap kualitas barang lebih dari basis biaya. Hal tersebut membantu perusahaan menemukan pemasok yang bisa memenuhi kebutuhan mereka.


Kesempurnaan Operasional

Sourcing dan pengadaan barang dan jasa merupakan hal dasar dalam rantai pasok yang bisa memberikan kesempurnaan operasional dan ketahanan rantai pasok apabila dilakukan dengan baik dan benar.




Sourcing dalam rantai pasok mungkin terdengar cukup berat karena harus melakukan investasi di awal. Namun kamu tidak perlu berpikir panjang untuk hal itu karena itu merupakan hal dasar dan penting dalam manajemen rantai pasok. Kondisi naik atau turun sekecil apapun bisa mengganggu kegiatan operasional, dan bisa mengakibatkan ketidakpuasan konsumen dan harga produk yang tinggi.

Another important aspect of the supply chain is logistics, which simplifies the entire supply chain process. Logistics manages the supply chain in one network, which allows for complete supply when you have a trusted courier partner, and NimbusPost can help find it for you. With an AI-powered software system that enables automation-based deliveries and a logistics calculator that can help you find a delivery service according to your needs.